Mozaik

di sini..

di gang sempit berbau parit,

di antara gemerlap lampu ibukota,

di kaki monumen berpuncak emas,

di bawah gedung-gedung yang menjulang dengan sombongnya,

 

ada kamu di sini,

merengkuh pundakku dan berbisik,

“ini akan jadi salah satu mozaik hidup kita,”

 

aku ingin berlari sekencangnya,,

melawan debu jalanan,

menantang angin malam yang menusuk tulang,

melompati ubin-ubin trotoar..

 

lalu aku akan berhenti sejenak..

menarik nafas dan menyadari..

ini bukan lagi eros..

tapi filia..

murni dan tulus..

 

bibirku terkatup terdiam,

namun hatiku bernyayi riang,

kusyukuri dirimu sebagai ciptaan terindah yang pernah ada..

 

“Tuhan, kukasihi lelaki ini sepenuh rasa”

 

 

_Kebon Sirih, 23 Mei 2011_

.::mozaik pertama : kosan baru di gang sempit berbau parit::.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s